Renungan bagi yang udah muak ama Kuliah dan Sekolah

Baru-baru ini saya sempat membaca sebuah email yg agak menganggu bagi saya. Inti dari email itu adalah curhatan dari si penulis email yg ngerasa sistem pendidikan di Indonesia ga ada gunanya karena apa yang diajarkan di sekolah/universitas ga akan terpakai di dunia kerja. Si penulis merasa bahwa dia adalah orang yg kreatif dan kaya akan ide2 yg brilian, sehingga dia sebenarnya ingin langsung terjun ke dunia kerja tanpa perlu masuk pagi pulang sore untuk kuliah, ngerjain tugas2 kuliah yg banyaknya ampun2an, belajar utk UTS dan UAS, dan lain-lain…… dan lain-lain…….

Saat saya baca email itu gejolak kaum muda saya setuju dengan si penulis email itu. Sebagai mahasiswa yang udah muak dengan rutinitas kuliah saya sependapat banget dengan isi email itu. Rasanya pengen segera terjun ke masyarakat,,sudah berapi-api untuk cari duit sendiri! Hehehe
Saya yakin banyak di antara kita pun berpikir demikian. Buat apa sih sekolah/kuliah? Toh banyak orang yang sukses padahal gagal secara akademik.

TETAPI! (backsound: jeng…jeng….jeng…jeng…!)

Setelah berdiam diri, sedikit merenung, banyak berdoa, dan sesekali mengupil, akhirnya saya pikir pendapat si penulis email itu tidaklah benar! Berikut alasan-alasan saya
__________________________________________________ ________________
1.Gw bisa diabisin ama ortu gw kalo ampe gw mikir yg namanya sekolah/kuliah ga ada gunanya. Gile aja! Ortu saya udah kerja keras selama bertahun2 demi membiayai pendidikan saya. Duit yang keluar udah banyak banget (males ngitungnya,,bikin merasa bersalah,,hehe). Sampe akhirnya saya akan menjadi Sarjana. Masa iya pengorbanan ortu yg sedemikian dahsyatnya gw bilang sia2?

__________________________________________________ ________________

2.Rutinitas dunia kerja itu lebih gila daripada rutinitas pas sekolah/kuliah, bos! Rutinitas pas sekolah sih nyantai banget, pergi pagi-pulang siang. Malemnya masih bisa nonton bioskop Trans TV dan masih bisa ajojing kalo malem Minggu (bahasa jaman kapan nh ya?)

Kalo rutinitas pas kuliah sih ga bisa dibilang rutinitas. Kalau udah bosen ama ngemengannya dosen tinggal keluar pura2 pengen kencing, padahal nongkrong di kantin. Yg penting absen terisi dan nilai ujian mencukupi buat lulus (sesat banget tulisan gw ya? tapi yg penting ngerti maksudnya kan? hehehe)

Sementara gimana dengan rutinitas pas kerja? Pergi pagi,,pulang malem,,menghadapi kemacetan Jakarta,,hari libur dalam setahun sangat sedikit,,ga bisa cabut,,susah minta ijin,,belum lagi tekanan mentalnya,,takut dimarahin bos,,takut dapet SP,,takut diPHK,,takut dipotong gajinya,,dll-dll-dll

Guru saya waktu SD pernah bilang,,SD ibarat penjara namun saat kita lulus SD dan masuk SMP, kita bukan keluar dari penjara, hanya pindah dari penjara yang lebih kecil ke penjara yg lebih besar. Demikian seterusnya SMA,,kuliah,,dan kerja.

Kalau kita ga bisa tahan terhadap rutinitas dunia akademik bagaimana mungkin kita bilang kita bisa bertahan menghadapi dunia kerja yang rutinitas dan tekanannya berkali2 lipat?

(CATATAN: Poin ke-2 ini tidak berlaku apabila anda mempunyai hubungan darah dengan Aburizal Bakrie,,mendingan minta duit ama si Ical dan buka usaha aja,,jadi ga usah kerja ama orang)

__________________________________________________ __________________

3.Di seminar2 motivasi kisah Bill Gates sering disebut. Mahasiswa yg DO dari Harvard namun bisa menjadi org terkaya di dunia (sekarang ketiga). Kisah Bill Gates emang menginspirasi banget, gw juga salut ama perjuangannya.
Akan tetapi,,kita harus jujur guys.

Bill Gates adalah SATU2NYA mahasiswa DO yg pernah jadi orang terkaya di dunia.

Berapa banyak mahasiswa yg lulus dengan baik, bekerja dengan baik, mendapat gaji yang baik, promosi, dan menjadi orang kaya (walau tidak sekaya Bill Gates)? BANYAK BANGET

Berapa banyak mahasiswa DO yang akhirnya menjadi pengangguran, preman, pelacur, bandar narkoba, dll? BANYAK BANGET

Kalau kau ga bisa sekolah atau kuliah karena alasan ekonomi,,silakan ingat Bill Gates dan percaya bahwa masih ada harapan bagi orang yang mau berusaha

Tapi kalau sekolah atau kuliahmu gagal karena memang kau saja yg malas, maka jangan jadikan kisah Bill Gates untuk menutup2i kemalasanmu

__________________________________________________ __________________

Mungkin pada akhirnya pekerjaanmu memang akan berbeda dengan ilmu yg sudah kau pelajari selama ini.
Tapi ingatlah bahwa selama sekolah dan kuliah kau telah belajar untuk disiplin waktu, belajar cara bergaul dengan orang yg lebih tua (dosen atau guru), bergaul dengan rekan kerja (apalagi kalau banyak tugas kelompok)

Dan ingatlah, banyak orang yang ingin sekolah atau kuliah tapi tak punya biaya. Kalau kau sudah beroleh kesempatan untuk sekolah atau kuliah, manfaatkan itu dengan baik.

Go to the ant, you sluggard; consider her ways and be wise!

Untuk renungan kita bersama aja, terutama yang masih mahasiswa atau pelajar. Buat orangtua yang anaknya udah males kuliah atau sekolah, kasih baca tulisan ini aja, mudah2an tobat. Hehehe

Aku ambil dari :

http://www.kaskus.us/showthread.php?t=951013 (menujusukses)

4 Responses to “Renungan bagi yang udah muak ama Kuliah dan Sekolah”

  1. Budi Ariyanto Says:

    Wah apik ki… Sip tenan…

  2. ew,, bener cuy! intinya pendidikan tuh penting banged!!

    belajar terus sampai mati dah!!

  3. Mantep……
    setuju buanget…

  4. yg namanya pendidikan emang penting, tp pengalaman hidup lebih penting, gak ada yg namanya metode terjadi karena kejadian, saling terpautlah yg namanya pendidikan ama jenjang karir yg bagus..pgn kaya ya kuliah lg s-2, pengen lebih kaya ya kuliah lg s-3/master (So, problemnya adalah duit tuk kuliah lg, terkecuali bp lo aburizal bakrie dan lo bminat kul. setinggi-tingginya..) bnyk mahasiswa yg pinter (kaya bill gates) tp ya jatoh2nya jd pengangguran karna gelar yg dipaksakannya (ini yg d maksud kesalahan sistem)..makanya knapa d national summit 2009, presiden sby mencanangkan penggalakan wirausaha (enterpreuneur) d kalangan muda, yah biar mahasiswa yg nganggur (muak) brkembang otaknya, gak cman referensi adja yg trus d baca (alias pengalaman kerja d dapat pd saat usia muda)..yg terakhir bnyak mahasiswa yg ngendon diarahkan oleh orang tuanya, jdnya muak karena gak sesuai antara hati dan jurusan yg dia pilih..peribahasa blang “katakan atau lebih baik diam selamanya”, nah jd katain apa yg hati kamu mau secara baik2 ke ortu kamu, dripada lo nya diem and jd muak ama kuliah lo..-follow your hearts lah pokona mah-

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: