Konsekuensi

“TUHAN itu panjang sabar dan besar kuasa, tetapi Ia tidak sekali-kali membebaskan dari hukuman orang yang bersalah. “

Nahum 1 : 3a

Hidup dalam jaman Anugerah sangatlah indah. Kita tidak perlu mengadakan ritual – ritual khusus untuk menyucikan diri dari dosa. Firman berkata bahwa ketika kita mengaku dosa kita, maka Tuhan akan menyucikan kita (1 Yohanes 1 : 9). Tapi yang jadi pertanyaan adalah, apakah ketika Tuhan telah menyucikan kita dari dosa, kita akan terbebas begitu saja dari konsekuensi dosa kita ?

Ayat di atas memberikan jawabannya, dosa memang telah diampuni. Namun konsekuensi / akibat yang timbul dari perbuatan kita harus tetap kita tanggung. Sebagai contoh jika kita membaca di kitab 1 Samuel, kita akan mendapati cerita tentang Daud yang memperdaya Uria untuk mendapatkan Betsyeba. Pada saat nabi Natan memperingatkan Daud, Daud mengaku bersalah dan mau untuk bertobat. Tapi konsekuensinya harus tetap Daud tanggung. Salah satunya adalah kematian anak yang dilahirkan Betsyeba.

Untuk kita sekarang yang sedang mengalami konsekuensi dosa, jangan pernah merasa tidak terima dengan konsekuensi itu. Berdoa kepada Tuhan agar diberikan kekuatan saat menjalani konsekuensi dosa.

Selamat pagi, Tuhan Memberkati…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: