Berjalan dalam Visi

Bersiaplah, jalanilah negeri itu menurut panjang dan lebarnya, sebab kepadamulah akan Kuberikan negeri itu.

Kejadian 13 : 17

Menurut Firman Tuhan di atas, kita akan melihat bahwa Tuhan tidak hanya memberikan gambaran kepada Abram tentang tanah yang dijanjikan-Nya (Kejadian 13 : 14 – 15). Abraham harus berjalan untuk melihat negeri Kanaan secara dekat dan detail.

Jika kita merefleksikannya dalam hidup kita, maka kita akan tahu bahwa memiliki visi dari Tuhan saja tidak cukup. Kita perlu berjalan terus dalam area visi yang kita dapatkan dari Tuhan. Apa gunanya berjalan dalam area visi kita ?

  • Melatih kekuatan tubuh dan roh kita untuk menerima pengenapan visi Tuhan. Ini sangat penting karena visi yang diberikan Tuhan bukanlah visi yang sederhana ataupun kecil. Visi yang diberikan Tuhan menyangkut masa depan, kehidupan dan orang – orang disekitar kita. Visi yang diberikan Tuhan dalam hidup kita memungkinkan terjadinya perubahan  besar – besaran dalam hidup kita.
  • Melihat secara detil visi Tuhan. Kita perlu melihat visi Tuhan secara detil, tidak separuh – separuh.  Bagaimana caranya ? Yaitu dengan berdoa untuk meminta kepada Tuhan menyingkapkan langkah – langkah yang harus kita lakukan agar visi itu tergenapi dalam hidup kita.

2 Responses to “Berjalan dalam Visi”

  1. OzziE_ViNa Says:

    visi adala tujuan,,masing-masing pribadi telah Tuhan taruh visi……
    sedikit kesaksian ,saat saya belum bertobat, saya tidakl pernah berjalan dengan apa yang menjadi visinya Tuhan. saya hanya bisa berjalan sesuai dengan apa yang saya mau, tetapi puji Tuhan saya sangat bersyukur karena Tuhan menangkap hati saya, sayapun menghidupi apa yang menjadi visinya Tuhan.

    ada visi yang Tuhan taruh di dalam saya, di mana saya harus menjadi saksi Kristus dan memenangkan jiwa, karena saya tau satu hal bahwa,memenangkan jiwa adalah Tujuan utamanya” ALLAH”
    saya mendorong kita semua, milikilah hati yang penuh dengan belas kasihan,dan bawalah orang-orang terhilang dihadpannya ALLAH…..

    “Bukan seolah-olah aku telah memperoleh hal ini atau telah sempurna, melainkan aku mengejarnya, kalau-kalau aku dapat juga menangkapnya, karena akupun telah ditangkap oleh Kristus Yesus. Saudara-saudara, aku sendiri tidak menganggap, bahwa aku telah menangkapnya, tetapi ini yang kulakukan: aku melupakan apa yang telah di belakangku dan mengarahkan diri kepada apa yang di hadapanku, dan berlari-lari kepada tujuan untuk memperoleh hadiah, yaitu panggilan sorgawi dari Allah dalam Kristus Yesus.” (Filipi 3:12-14)

  2. nice comment
    thx udah berkunjung…salam kenal
    Gbu

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: