Hastitated = Ragu

When he hesitated, the men grasped his hand and the hands of his wife and of his two daughters and led them safely out of the city, for the LORD was merciful to them.

Genesis 19 : 16

(New International Version)

Ayat di atas menceritakan kejadian pada waktu menit – menit sebelum Sodom dan Gomora dimusnahkan oleh Tuhan. Kita dapat melihat reaksi Lot pada saat itu. Alkitab versi NIV menggambarkan dengan jelas sikap Lot pada saat itu, yaitu ragu – ragu (hastitated).

Dalam hidup ini, jika sikap ragu – ragu menguasai hidup kita, maka kita akan cenderung jadi orang yang lambat. Lambat untuk berpikir dan lambat untuk bertindak. Kita akan mengalami stagnasi di perjalanan hidup kita. Sikap ragu – ragu akan membuat kita merasa tidak percaya terhadap apa yang Tuhan sedang rancangkan dalam hidup kita. Sikap ragu – ragu akan menghambat pertumbuhan iman kita. Padahal iman sendiri artinya “dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat (Ibrani 11 : 1)“.

Bagaimana kita mengaku sebagai orang beriman jika kita masih memiliki keraguan terhadap rencana Tuhan dalam hidup kita ?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: