Jaga Jarak

She kept begging Joseph day after day, but he refused to do what she wanted or even to go near her.

Genesis 39 : 10

Kisah diatas tentu sudah tidak asing bagi kita sebagai umat Kristen. Cerita tersebut menunjukkan saat – saat perjuangan Yusuf untuk terus menjaga kekudusan hidupnya. Padahal kalau kita membaca kalimat diatas ada kata – kata “day by day” yang artinya kesempatan untuk berzinah sangat terbuka setiap harinya. Sebagai seorang pria, ini merupakan tantangan yang besar dalam hidupnya. Namun apa yang Yusuf lakukan ? Dia menolak dan membuat jarak dengan istri Potifar. Dia lebih memilih menjaga kekudusannya daripada mencemarkan dirinya dengan kesenangan / kenikmatan yang bersifat sementara saja.

Dari kisah tersebut kita dapat mengambil pelajaran yang sangat luar biasa terutama untuk kita yang sedang dalam perjuangan untuk melepaskan ikatan dosa (apapun bentuknya). Hal pertama yang harus dilakukan jika kita benar – benar ingin terlepas dari dosa yang mengikat kita adalah menolak saat ada kesempatan berbuat dosa. Ini merupakan titik awal yang sangat menentukan. Menolak keinginan untuk berbuat dosa memang tidak mudah. Saya sering mengartikannya sebagai “Peperangan dalam pikiran”. Saudara akan mampu menang dalam peperangan ini jika saudara memiliki keinginan  kuat untuk menjadi orang yang bebas dari ikatan dosa tersebut. Oleh karena itu, minta kekuatan dari Tuhan Yesus untuk menguatkan saudara.

Kedua, saudara harus membuat jarak dengan kesempatan untuk berbuat dosa. Dalam tahap ini, ada dua hal yang harus saudara lakukan :

  • Belajarlah memiliki integritas dan komitmen yang sungguh – sungguh untuk menjauhi hal – hal yang membuka kesempatan untuk saudara melakukan dosa tersebut. Contoh, jika saudara ingin bebas dari pornografi di internet, saudara harus membatasi aktivitas saudara dengan internet. Dan jika keinginan untuk membuka situs  – situs porno mulai muncul, maka cepat – cepat matikan komputer saudara . Intinya jangan cobai diri saudara sendiri
  • Miliki relationship dengan Tuhan. Saya sangat percaya, ketika kita mulai memiliki hubungan yang indah dengan Tuhan, maka hati, pikiran, kehendak dan perbuatan kita pun turut diperbarui. Miliki komitmen untuk membaca, merenungkan, melakukan Firman dan berdoa setiap hari. Intinya ialah berjaga – jaga.

Menolak dan menjauhi dosa adalah hal yang harus kita lakukan ketika berhadapan dengan kesempatan untuk berbuat dosa.

Tuhan memberkati…

One Response to “Jaga Jarak”

  1. sama seperti dewasa ya. dewasa ga pernah karena umur dan bukan karena karakter. tapi dewasa adalah kemampuan diri untuk menjaga jarak dengan diri sendiri

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: