Lembah Penentuan

Pada suatu hari, terjadilah pertempuran antara bangsa Israel dan bangsa Filistin.  Kedua pasukan – pasukan mereka terpisah oleh lembah didepan mereka. Yang aneh adalah, dari pihak Filistin mengirimkan 1 orang wakilnya untuk turun ke lembah dan menantang orang Israel dan orang Israel menanggapi dengan gentar tantangan orang itu, seolah – olah pasukan Israel sangat ragu dengan kekuatan mereka. Nama orang Filistin itu Goliat. (1 Samuel 17)

Sobat, seringkali kita kondisi kehidupan kita mengambarkan kehidupan kita. Kita seringkali hanya berdiri menonton, menunggu dan bahkan gentar ketika melihat semua kesulitan dan tantangan hidup “mencemooh” dan “menantang” kita.Di otak kita cuma terisi dengan satu kata “KETAKUTAN”. Ketakutan membuat kita gentar, tidak percaya diri dan cenderung meragukan kemampuan yang sudah Tuhan beri dalam hidup kita. Ketakutan seringkali membuat kita memilih untuk bersembunyi dibanding menyelesaikan dan menghadapi masalah kita.

Namun kisah diawal tadi tidak berakhir dengan memalukan. Ada seorang anak muda yang berani menanggapi tantangan Goliat. Nama anak itu ialah Daud. Dia berani menghadapi Goliat di lembah penentuan. Bangsa Israel pun kalau dipikir tidak pernah menyangka, kalau Goliat akhirnya tewas ditangan seorang pemuda yang turun ke lembah hanya bersenjatakan 5 batu, 1 pelontar (umban), 1 tongkat dan tidak memakai perlengkapan perang apapun. Wow, amazing !!! (1 Samuel 17)

Apa yang membuat Daud sukses di Lembah Penentuan ?

  1. Rasa percaya yang besar dan ketergantungan dirinya kepada Allah. ” TUHAN yang telah melepaskan aku dari cakar singa dan dari cakar beruang, Dia juga akan melepaskan aku dari tangan orang Filistin itu. (1 Samuel  17 : 37)”
  2. Tidak mengandalkan nasehat manusia. Coba baca bagaimana Saul menyangka bahwa semua perisai dan peralatan perangnya mampu melindungi Daud. Namun pada akhirnya Daud melepaskan semua perlengkapan perang tersebut. Dan terbukti juga bahwa pada akhirnya perlengkapan perang yang diberikan Saul benar – benar useless. Karena Allah sendiri yang bekerja membarikan hikmat pada Daud untuk memenangkan pertempurannya.
  3. Daud berani melangkah maju. Ini lah kunci terakhir kemenangan Daud. Dia berani maju melangkah menghadapi Goliat. Keberaniannya membuat dia menikmati keberhasilan.

Kemenangan Daud di Lembah Penentuan benar – benar membawa terobosan besar dalam hidupnya. Sejak saat itu, Daud menjadi orang kenamaan di Israel dan pada akhirnya dia menjadi raja yang luar biasa di Israel. Jika kita berani turun ke “Lembah Penentuan” dalam hidup kita, maka kita akan mampu menikmati keajaiban dan pertolongan Tuhan.

Beranilah mengambil langkah, percayalah pada kekuatan Allah dan jangan bersandar pada kekuatan kita sendiri. Tuhan memberkati

*kata – kata “Lembah Penentuan” hanyalah istilah yang saya gunakan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: